Sera dan Kehidupan Waktu
Oleh Melysa Kurnia Sari | Minggu, 21 Desember 2025 22:08 WIB | 156 Views
Dalam kenangan yang tersimpan akibat luka, puisi Sera lahir dari luka hati terdalam. Antara cinta, keluarga, suarnya yang berarti dan kehidupan waktu yang masih dicarinya. Sera tumbuh menjadi lebih berani untuk menghadapi dunia dengan kelapangan dada, meskipun sisi lain dirinya selalu merasa lemah, tetapi semua itu terbalas dengan adanya suar dalam hidupnya.
Melysa Kurnia Sari adalah anggota komunitas Literasiliwangi yang bergabung sejak Dec 2025
0 Komentar